Gejala Penyakit Meningitis dan Cara Mengobatinya Penyakit Meningitis - Hallo sahabat infokulho, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Gejala Penyakit Meningitis dan Cara Mengobatinya Penyakit Meningitis, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel kesehatan, Artikel Tips, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Gejala Penyakit Meningitis dan Cara Mengobatinya Penyakit Meningitis
link : Gejala Penyakit Meningitis dan Cara Mengobatinya Penyakit Meningitis

Baca juga


Gejala Penyakit Meningitis dan Cara Mengobatinya Penyakit Meningitis

 Bagi sebagian orang mungkin masih terdengar asing, penyakit ini sebenarnya sudah sejak dahulu, namun baru populer atau dikenal dikalangan masyarakat luas pasca melinggalnya Olga Syahputra. Menurut data dari wikipedia, penyakit Meningitis diderita oleh 3 dari 100.000 orang di Barat.


Gejala Penyakit Meningitis dan Cara Mengobatinya Penyakit Meningitis


Sebenarnya, apa Penyakit Meningitis itu?


Penyakit Meningitis merupakan radang pada membran pelindung yang menyelubungi otak dan sumsum tulang belakang, yang secara kesatuan disebut meningen. Sementara penyebab Penyakit Meningitis  atau radang pada membran pelindung otak ini ada banyak sekali, bisa diakibatkan oleh infeksi oleh virus, bakteri, atau juga mikroorganisme lain, dan walaupun jarang dapat disebabkan oleh obat tertentu. Penyakit Meningitis ini dapat mengakibatkan kematian pada penderitanya, tidak pernah melihat usia, tua maupun muda.


Jenis-Jenis Penyakit Meningitis

Pertama, mari kita bahas apa saja jenis Penyakit Meningitis itu, berikut ini dua diantaranya:


Meningitis Viral. Jenuis yang pertama inilah biasa tidak menyebabkan penyakit serius, namun kondisi terparahnya dapat menyebabkan pasian menderita kejang-kejang dan demam tinggi berkepanjangan.


Meningitis Bakteri. Untuk kondisi yang keduai ini, hasil terburuknya adalah kematian pada penderitanya, penderita harus mendapatkan penanganan serius dan intensif untuk mencegah kerusakan otak dan keluhan tubuh yang berkelanjutan.


Penyebab Penyakit Meningitis

Penyebabnya sudah dipaparkan di atas, untuk lenbih jelasnyaa mari sedikit kita bahas,


Penyebab Penyakit Meningitis – Virus


Berikut ini adalah beberapa contoh virus yang dikenal bisa menyebabkan meningitis:


Enteroviruses: biasanya menyebabkan infeksi perut

Virus herpes simplex: menyebabkan herpes genital

Virus cacar air

Virus campak

Virus influenza

Penyebab Penyakit Meningitis – Bakteri

Terdapat beberapa bakteri yang diketahui bisa menyebabkan meningitis, misalnya:


Neisseria meningitidis – dikenal sebagai bakteri meningokokus

Streptococcus pneumoniae

Haemophilus influenza tipe B (Hib), Escherichia coli (E. coli), listeria dan TB – jenis bakteri yang lebih jarang menyebabkan meningitis

Perlu sama-sama kita ketahui bahwa Penyakit Meningitis yang disebabkan oleh virus tidaklah berbahaya dan dapat sembuh dengan sendirinya meskipun tidak mendapatkan perawatan medis atau pengobatan khusus, sementara untuk Penyakit Meningitis yang disebabkan oleh bakteri sangat berbahaya karena menyebabkan kematian penderitanya. Pertama otak akan hilanganya kemampuan belajar, berkurangnya kemampuan mendengar dan bahkan dapat menyebabkan resiko kematian. Sedangkan meningitis yang disebabkan oleh jamur, biasanya amat jarang terjadi, jenis ini umumnya diderita oleh pasien yang menderita kerusakan daya tahan tubuh (sistem immun) seperti halnya penderita AIDS.


Tanda dan Gejala Penyakit Meningitis


Untuk mendeteksi Penyakit Meningitis, perlu kita ketahui beberapa gejala dan ciri-ciri yang ditimbulkan, kita akan pisahkan gejala penyakit ini berdasarkan penyebab dan usia penderitanya, supaya lebih mudah dan anda bisa melihatnya dengan jelas.


Gejala Penyakit Meningitis oleh Virus

Sebagaimana sudha dijelaskan di atas, Penyakit Meningitis yang disebabkan oleh virus tidaklah berbahaya, gejala yang timbul bisa berupa gejala flu ringan seperti: demam, sakit kepala, dan badan merasa tidak sehat.


Meningitis virus biasanya tidak berlanjut menjadi septikemia atau infeksi darah, berbeda halnya dengan meningitis bakterialis yang berpotensi terjadi komplikasi. Tapi pada kasus yang lebih parah, gejala-gejala meningitis virus dapat berupa:


Diare

Mual dan muntah-muntah

Leher kaku

Nyeri otot atau persendian

Mata menjadi sensitif terhadap cahaya (fotofobia)

Gejala Penyakit Meningitis Bakterialis – Remaja dan Orang Dewasa

Untuk remaja dan orang dewasa, gejala yang akan timbul berupa demam tinggi dan diserta oleh beberapa gejala lain berupa:


Nyeri pada otot dan persendian, misalnya pada tangan dan kaki

Tangan dan kaki akan kedinginan atau bahkan menggigil

Kulit pucat atau muncul bintik-bintik merah yang tersebar

Bibir terlihat biru

Jika terjadi demam tinggi disertai dengan pertanda awal di bawah ini, harap segera menghubungi dokter atau langsung menunju rumah sakit terdekat. Sekali lagi, ini merupakan kondisi medis darurat.


Gejala awal dari meningitis bakterialis sangat umum dan mirip dengan penyakit lain, di antaranya demam, sakit kepala parah, badan merasa tidak enak, mual, muntah-muntah.


Demam berarti suhu tubuh mencapai 38° Celcius atau lebih, hal ini bisa terjadi pada orang dewasa dan anak-anak. Tanda demam lainnya adalah wajah akan terasa panas saat disentuh dan kulit akan terlihat memerah.


Saat meningitis bakterialis bertambah parah, kondisi ini bisa menyebabkan beberapa hal seperti berikut ini:


Bernapas cepat

Bingung

Mengantuk

Leher kaku, meski hal ini jarang terjadi pada anak kecil

Ruam merah terang yang tidak memudar atau berubah warna saat gelas ditekan di atas ruam itu. Tapi gejala ini tidak selalu ada pada setiap orang

Sensitif terhadap cahaya (fotofobia), hal ini jarang terjadi pada anak kecil

Kejang-kejang

Perlu diingat bahwa tanda dan gejala di penderita meningitis bisa berbeda-beda. Sebagian besar hanya mengalami sebagian gejala-gejala di atas.


Gejala Meningitis Bakterialis – Anak Kecil dan Bayi

Anak kecil dan bayi memiliki gejala-gejala meningitis bakterialis berbeda. Ada kemungkinan terjadi pembengkakan pada bagian ubun-ubun pada sebagian bayi yang mengidap meningitis. Gejala-gejala yang mungkin terjadi di antaranya:


Terus menerus menangis tanpa alasan

Mudah marah dan tidak mau digendong

Kehilangan selera makan

Muntah-muntah

Pucat dan muncul bintik-bintik merah

Sangat mengantuk dan tidak ingin bangun

Lunglai dan tidak responsif. Pergerakan yang kaku dan patah-patah

Tatapan kosong

Apakah Penyakit Meningitis Menular?

Secara Penyakit Meningitis dapat menular dengan mudah, penularan ini bisa disebabkan oleh mikroorganisme, bakteri, virus dan jamur. Jika tidak disembuhkan sejak usia dini maka dikhawatirkan akan mengakibatkan keluhan tubuh yang lebih fatal, diantaranya tuna ganda seperti lumpuh ataupun gangguan mental.


Perlu kita waspadai bersama, penyakit ini dapat menular melalui beberapa media, diantaranya ingus, cairan ludah saat bersin, tertawa ataupun berbicara, gelas, piring, peralatan makan yang digunakan si penderita, handuk dan tisu juga bisa menjadi media penularan.


Wah ternyata sangat banyak ya media penularan Penyakit Meningitis, maka dari itu kita sebainya menghindari penggunaan barang-barang secara bersamaan atau bergantian.


Cara Mencegah Penyakit Meningitis

Ada beberapa tindakan yang bisa kita lakukan untuk mencegah Penyakit Meningitis, diantaranya adalah:


Menjaga dan Meningkatkan Kebersihan. Tranmisi penyakit meningitis ini dapat dicegah dengan meningkatkan tingkat kebersihan antara orang-orang dengan resiko infeksi dan diantara mereka yang mungkin menyebarkan penyakit. Hal yang paling penting adalah menjaga kebersihan tangan, karena tangan adalah media yang paling beresiko untuk menularkan virus dan bakteri. Untuk itu biasakan mencuci tangan dengan menggunakan sabun antikuman dan bilas dengan air yang mengalir.

Hindari Berbagi Peralatan. Berbagi peralatan seperti menggunakan piring, gelas, sedotan, handuk dan peralatan lain yang sama dengan si penderita akan memudahkan penyebaran bakteri meningitis, untuk itu hidari berbagi peralatan dengan penderita untuk mencegah timbulnya penyakit meningitis.

Tutuplah Hidung dan mulut saat bersin.

Konsumsi antibiotik saat sedang bersama-sama dengan orang yang terjangkit virus. Hal ini merupakan pencegahan terhadap bagaiamana mudahnya virus meningitis menyebar.

Cara Mengobati Penyakit Meningitis

Untuk mengobati penderita meningitis atau septikemia harus dibawa ke rumah sakit secepatnya. Ini adalah kondisi serius dan darurat. Penanganannya tergantung kepada tipe meningitis yang dimiliki.


Meningitis Akibat Bakteri

Infeksi bakteri ditangani dengan antibiotik. Obat ini diberikan melalui infus ke dalam pembuluh darah di tangan. Jika antibiotik berhasil mengatasinya, maka hanya perlu menghabiskan waktu sekitar seminggu di rumah sakit. Tapi jika kondisi yang terjadi sudah parah, mungkin harus dirawat di rumah sakit selama beberapa minggu atau bahkan beberapa bulan.


Penanganan mungkin juga akan meliputi pemberian oksigen, cairan infus dan steroid, atau obat lain. Steroid diberikan untuk mengurangi inflamasi atau radang di otak. Dan perlu diingat bahwa penyakit meningokokus (kombinasi meningitis dan septikemia) bisa menyebabkan komplikasi jangka panjang.


Meningitis Akibat Virus

Kasus-kasus meningitis virus bisa terbagi menjadi dua, parah dan ringan. Di bawah ini adalah bentuk-bentuk dari pengobatannya.


Pengobatan meningitis virus ringan


Kebanyakan penderita meningitis virus tidak perlu dirawat di rumah sakit. Penanganan di rumah sendiri untuk mengatasi meningitis virus, antara lain:


Obat pereda rasa sakit untuk sakit kepala

Obat anti emetik atau anti mual, agar tidak muntah-muntah

Banyak istirahat

Minum banyak cairan

Dengan penanganan di atas, kebanyakan penderita dapat pulih dalam 1-2 minggu.


Pengobatan meningitis virus parah


Jika gejala meningitis virus cukup parah dan perlu dirawat di rumah sakit, maka akan diperlakukan sama seperti penanganan meningitis bakterialis, yaitu dengan memakai antibiotik. Antibiotik akan ditarik jika diagnosis meningitis virus sudah dipastikan, tapi cairan infus akan terus diberikan untuk membantu proses pemulihan tubuh.


Cara Mengendalikan Infeksi Yang Terjadi

Risiko penyebaran kasus meningitis cukup rendah karena kebanyakan kasus meningitis terisolasi. Untuk pencegahan agar tidak terinfeksi, satu dosis antibiotik bisa diberikan. Misalnya antibiotik diberikan pada anak yang bermain dengan anak lain yang mengidap meningitis bakterialis.


Bagaimana? Mudah-mudahan anda tidak mengalami gejala dan ciri Penyakit Meningitis di atas. Jika anda atau orang tercinta mengalami gejala di atas, segera lakukan perawatan dan konsultasi ke dokter untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan.



Demikianlah Artikel Gejala Penyakit Meningitis dan Cara Mengobatinya Penyakit Meningitis

Sekianlah artikel Gejala Penyakit Meningitis dan Cara Mengobatinya Penyakit Meningitis kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Gejala Penyakit Meningitis dan Cara Mengobatinya Penyakit Meningitis dengan alamat link https://www.infokulho.xyz/2021/10/gejala-penyakit-meningitis-dan-cara.html